11 February 2009

Pergi

Kedua mataku terasa letih
Tak henti menitikan air mata dari hati
Benci mengapa harus terjadi
Tak tahu apa yang aku lakoni
Mengemis cinta padanya yang telah pergi
Membuat aku terkulai lemah tak berarti
Hanya dia yang bisa membuatku berdiri
Tapi hanya dia pula yang bisa membunuhku hingga mati
Dia yang sudah terlewati
Kini hidup bersama orang yang dia cintai
Tak ada lagi harapan menanti
Kini hidup sudah tak lagi berseri

6 comments:

Chan said...

Ketika kekalutan menghampirimu
Dan waktupun meninggalkanmu
Hanya kekecewaan dan kesunyian temanimu
Ingatlah, Allah masih bersamamu...

Ketika yang lain meninggalkanmu
Semua pergi dari sisimu
Sisakan kenangan dianganmu
Allah masih menunggumu selalu..

:D
Heu.. puisinya... kyak expresi diri..
Share ke Ka2... jga ga dilarang
Hihii..

Ok! Keep Spirit's

Chan said...

Ups, Jangan Share deh...
Ntar ketagihan Lagie..
Wkwkwkwkwkwk....

Puti Rahayu Fadila said...

makasih ya kaaaaaaaaak, huhuuh ampe nangis aku bacanya huhuhu aku ga sendiri ko, kan ada kakak. ya kan? :)

budiawanhutasoit said...

puti,
ini puisi ya..
bagus..kalo saya sampe kucing bertanduk juga ga bisa bikin puisi..hehe

G said...

damn!!!!!!!!!!!!! >>> Mengemis cinta padanya <<< shit!!!!!!!!!!!!!

Puti Rahayu Fadila said...

@budi : hehe iya kak, yaaa ini real life sih kak jadi dari hati bgt smp mengeluarkan kata2 seperti ini hehehehehe

@G : waduh ada apa ini? kenapa dengan mengemis cinta padanya?

Post a Comment

comment for this post